Selamat Malam.
Well, gue juga kadang ga ngerti kenapa suka cerita entah di blog, FB ato secara lisan ke kawan, tentang masa lalu gue. Mungkin ini secara tidak sadar gue lakukan, semacam tidur sambil berjalan..
Ada juga temen gue yg heran, kok bisa gue dengan gampang cerita gitu, bahkan emes gue sendiri, bilang kalo gue ini terjebak dalam masa lalu.
Terus? pelan2, tak kasih pengertian, kalo anaknya ini enggak terjebak dalam masa lalu, gue boongin dengan mengatakan yg master oogway bilang ke po...


Kira-kira seperti itu, tapi dalam bahasa jawa dan kehalusan kata seorang anak kepada bundanya.... moga ga dikutuk
Buat gue, masa lalu cuma sebagai pengingat apa yg rasakan pada hari ini, pengingat perkataan mereka ke gue dan cambuk buat gue untuk besok. udah, itu aja.. Enggak ada kejebak-kejebak macet segala ato jalan ditempat .. :D
Kata mereka,
aku cuma anak kecil bodoh dan congok yg enggak tau dunia itu seperi apa.
Ya, mereka benar.
Tapi apa mereka enggak tau, kalo anak kecil itu akan tumbuh besar dan mengingat segalanya?
Kata mereka,
aku hanya dididik uang oleh ebes-emes ku..
Ya, mereka memang benar..
Apa bisa mereka menghitung jumlah sujud yg kulakukan, tasbih yg kulagukan dan dosa yg kuperbuat?
Apa bisa mereka ..?
Kata mereka,
aku cuma pembohong dan penipu bermuka anak kecil..
Ya, mereka memang bodoh dan tega berkata seperti itu..
namun taukah mereka, kalo aku tiap malam menangis tertahan bantal, tanpa suara, karena rindu?
rindu seorang yg mereka bilang bajingan tengik..
Tuhankah mereka?
Sesempurna itukah mereka?
taik, kataku..
Ya, aku cuma jalang bermuka dua.
Tapi setidaknya, aku tidak munafik.
Twitter
Facebook
Flickr
RSS

0 komentar: (+add yours?)
Posting Komentar